Konon katanya ada seorang gadis cantik yang sangat bijak dan
saleh. Itulah sebabnya gadis ini sejak masa mudanya sudah dipanggil dengan
sebutan: IBU atau BUNDA.
Gadis ini mempunyai hati yang sangat berbela rasa. Ia mampu
memahami penderitaan orang lain. Ia pun selalu membaktikan dirinya demi
kebahagiaan orang lain.
Suatu ketika datanglah seorang pemuda untuk berdialog
dengannya. Tidak jauh dari tempat mereka berdialog, terlihat sepasang suami
istri yang sedang bertengkar. Mereka saling membentak dan menghentak tangan dan
kaki.
Suara sepasang suami-istri itu melengking tinggi memecah
langit dan memekik jagat raya. Mereka seakan sedang berlomba untuk menentukan:
siapakah yang memiliki teriakan terbesar dan pekikan tertinggi?
Menyaksikan adegan itu, si Pemuda itu bertanya pada sang
BUNDA yang bijak dan saleh itu.
Si Pemuda : “BUNDA!”
Sang BUNDA : “Iya,
Nak!”
Si Pemuda : “Saya
mau bertanya, BUNDA!”
Sang BUNDA : “Silakan,
Nak!”
Si Pemuda :”Saya
heran, BUNDA…??!!!???”
Sang BUNDA : “Mengapa
heran, Nak? Memangnya ada apa?”
Si Pemuda : “Mengapa suami-istri itu tidak
bicara pelan-pelan saja. Kan mereka saling berdekatan. Mengapa mereka harus berteriak-teriak
seperti itu?”
Sang BUNDA : “Nak, suami-istri itu memang saling
berdekatan secara fisik. Tapi hati mereka saling berjauhan. Itulah sebabnya
mereka berteriak-teriak supaya hati mereka yang berjauhan itu mampu mendengarkan
satu sama lain.”
Si Pemuda : “O…, berarti orang-orang yang
hatinya berdekatan tidak perlu berteriak-teriak, ya BUNDA?”
Sang BUNDA : “Iya, Nak. Orang-orang yang hatinya
berdekatan tidak perlu berteriak-teriak saat berkomunikasi. Bahkan tanpa
mengeluarkan kata-kata pun, mereka sudah mampu saling memahami, karena mereka
berkomunikasi dari hati ke hati.”
Si Pemuda : “Hmmm…, berarti sama seperti komunikasi
antara penulis dan pembaca tulisan ini, ya BUNDA? Mereka tidak
berteriak-teriak, padahal mereka berjauhan.”
Sang BUNDA : “…..????!!!???”
(yes yes yes….
BUNDA-nya tidak tahu menjawab….hahahaha)
Yogyakarta,
11 Mei 2016
Salam
Hangat dariku,
Metodius
Manek, CMF

Hahaha boleh ini.. sy tdk tau komentar jg haha
BalasHapus